-->
  • Jelajahi

    Copyright © PASUNDAN POS | KRITIS, NASIONAL, RELIGIUS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    PASUNDAN POS

    Iran Peringatkan Israel agar Tidak Melakukan Pembalasan

    PASUNDANPOS.com
    Minggu, 14 April 2024, 21:04 WIB Last Updated 2024-04-14T14:04:42Z

    PASUNDAN POS | IRAN — Iran memperingatkan Israel dan Amerika Serikat pada hari Minggu mengenai tanggapan yang jauh lebih besar jika ada pembalasan atas serangan massal pesawat tak berawak dan rudal di wilayah Israel semalam, sementara Israel mengatakan “kampanye belum berakhir”.

    Ancaman perang terbuka yang terjadi antara musuh-musuh Timur Tengah dan tarik-menarik Amerika Serikat telah menempatkan kawasan ini dalam kegelisahan karena Washington mengatakan Amerika tidak mencari konflik dengan Iran, namun tidak akan ragu untuk melindungi pasukannya dan Israel.

    Iran melancarkan serangan tersebut atas dugaan serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah pada tanggal 1 April yang menewaskan komandan utama Garda Revolusi dan menyusul bentrokan berbulan-bulan antara Israel dan sekutu regional Iran, yang dipicu oleh perang di Gaza.

    Namun, serangan ratusan rudal dan drone, yang sebagian besar diluncurkan dari dalam Iran, hanya menimbulkan kerusakan lumayan berat.

    Sebuah pangkalan Angkatan Udara di Israel selatan terkena serangan, namun tetap beroperasi seperti biasa dan seorang anak berusia 7 tahun terluka parah oleh pecahan peluru. 

    TV Channel 12 Israel mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya semalam  mengatakan akan ada "respon signifikan" terhadap serangan itu.

    Menteri Luar Negeri Iran Amir Abdollahian mengatakan, Teheran telah memberitahu Amerika Serikat bahwa serangannya terhadap Israel akan dilakukan “terbatas” dan untuk pertahanan diri.

    Dia mengatakan, negara-negara tetangga Israel juga telah diberitahu tentang rencana serangannya 72 jam sebelumnya.

    Kekuatan global seperti Rusia, China, Perancis dan Jerman serta negara-negara Arab seperti Mesir, Qatar dan Uni Emirat Arab mendesak untuk menahan diri.

    “Kami akan melakukan segalanya untuk menghentikan eskalasi lebih lanjut,” kata Kanselir Jerman Olaf Scholz kepada wartawan saat berkunjung ke Tiongkok. 

    Misi Republik Islam untuk PBB mengatakan tindakannya bertujuan untuk menghukum “kejahatan Israel”, namun kini mereka “menganggap masalah tersebut sudah selesai”.

    Kepala Staf Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri memperingatkan di televisi bahwa "respon kami akan jauh lebih besar daripada aksi militer malam ini jika Israel membalas terhadap Iran" dan mengatakan kepada Washington bahwa pangkalan-pangkalan mereka juga bisa diserang jika Israel membantu membalas.

    Presiden AS Joe Biden telah menjanjikan dukungan kuat bagi Israel dalam menghadapi Iran, namun tidak mengumumkan tanggapan militer apa pun pada Sabtu malam, dan malah mengatakan bahwa ia akan mengoordinasikan tanggapan diplomatik dengan para pemimpin Barat lainnya. (AFP/Reuters)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERKINI