LIN Dorong Perbaikan Irigasi Babel, Pengusaha Lokal Keluhkan Perizinan
Font Terkecil
Font Terbesar
BANGKA BELITUNG, PASUNDAN POS — Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Investigasi Negara (DPC LIN) Bangka Induk mendatangi Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, pada Kamis (1/10) untuk menyampaikan temuan lapangan terkait infrastruktur irigasi serta usulan penguatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Rombongan DPC LIN diterima Humas BWS Bangka Belitung Rudiansyah. Dalam pertemuan itu, LIN menyampaikan sejumlah temuan mengenai kondisi pengairan dan irigasi yang dinilai berkaitan dengan keberlanjutan sektor pertanian.
Rudiansyah mengatakan, BWS Bangka Belitung terbuka menerima laporan dan masukan dari masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan terkait kondisi infrastruktur pengairan.
“Terima kasih LIN sudah peduli lingkungan dan bersinergi dengan BWS, dan kita siap lanjutkan pengajuan dan laporan dari LIN,” kata Rudiansyah, hari ini.
Menurut LIN, penguatan sistem irigasi dan pengelolaan debit air merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan pangan di Kepulauan Bangka Belitung.
Ketua DPC LIN Bangka Induk, IIS, mengatakan organisasinya akan mengawal pembangunan infrastruktur pemerintah, termasuk sektor irigasi, dengan pendekatan pengawasan dan kemitraan.
"Kita siap kawal pemerintah dengan baik,” katanya.
Sementara Ketua Umum LIN Gus Robi Irawan Wiratmoko juga meminta seluruh anggota organisasi menjaga nama LIN dalam menjalankan kegiatan di lapangan.
Ia mengatakan, DPP LIN akan mendukung kegiatan anggota sepanjang dilakukan untuk kepentingan publik, namun akan mengambil tindakan terhadap anggota yang menggunakan nama organisasi untuk kepentingan pribadi.
"Jangan main-main dengan nama LIN, jangan mainkan nama LIN,” kata Robi dalam pesan yang disampaikan kepada jajaran LIN Bangka Belitung.
Setelah pertemuan dengan BWS, jajaran LIN juga bertemu dengan sejumlah pengusaha lokal yang menyampaikan keluhan mengenai proses perizinan usaha.
Para pengusaha tersebut, menurut LIN, mengaku menghadapi kesulitan dalam memperoleh izin dan adanya dugaan permintaan atau pungutan oleh oknum tertentu.
LIN mengatakan akan meneruskan pengaduan tersebut kepada instansi terkait. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang maupun pihak yang dituduh mengenai keluhan tersebut.
LIN menyatakan, pengawasan terhadap pelayanan publik dan perizinan akan diarahkan untuk mendorong iklim investasi yang kondusif di Bangka Belitung.
Pertemuan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026. (gus)
