Pasukan Garuda Satgas TNI RDB Selamatkan Staf dan Aset UN di Nyunzu Afrika

  Pasukan Garuda Satgas TNI RDB Selamatkan Staf dan Aset UN di Nyunzu Afrika

Pasundan Post ■ Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de IOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) dibawah pimpinan Kolonel Inf Daniel Lumbanraja sebagai Komandan Satgas menyelamatkan staf dan aset United Nations (UN) yang berada di Nyunzu Propinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Kamis (30/1/2020).

Pengiriman Pasukan Garuda untuk penyelamatan staf dan aset UN ke Nyunzu merupakan instruksi langsung dari  Komandan Sektor Selatan Monusco kepada Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dalam hal pengamanan Area of Responsibility (AoR).

Menjaga stabilitas keamanan di AoR Indo RDB dan mengamankan staf dan aset UN serta melindungi warga sipil ini sangat penting dilakukan karena belum lama ini telah terjadi penyerangan oleh kurang lebih 100 orang warga ke kantor Word Food Program (WFP) / Food and Agricultural Organisation (FAO) yang berlokasi di Nyunzu Propinsi Tanganyika dan ingin membunuh salah seorang anggota staf WFP termasuk dalam komunitas Twa.

Menurut informasi ada indikasi mereka melakukan perusakan dan penjarahan di kantor WFP/FAO yang merupakan aset UN. Dengan adanya kejadian tersebut pihak Head of Office (HoO) Mr. Jacob juga meninjau langsung situasi  kondisi terakhir ke tempat kejadian dalam selang waktu yang berbeda.

Insiden tersebut merupakan tindakan balasan atas terbunuhnya Kepala Desa Bantu Mokimbo oleh komunitas Twa. Namun demikian semenjak kedatangan personel Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB ke lokasi kejadian kondisi di wilayah Nyunzu berangsur-angsur membaik dan kondusif, akan tetapi untuk sementara pelaksanaan rotasi personel UN Security Management System (SMS) yang di Nyunzu ditangguhkan hingga keadaan aman. (R-01/puspen TNI)

Belum ada Komentar untuk " Pasukan Garuda Satgas TNI RDB Selamatkan Staf dan Aset UN di Nyunzu Afrika"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel