Laskar Fiisabilillah Sukabumi Raya Kutuk Aksi Perusakan Mushola Di Minahasa Utara

 Laskar Fiisabilillah Sukabumi Raya Kutuk Aksi Perusakan Mushola Di Minahasa Utara

Pasundan Post ■ Laskar Fiisabilillah Sukabumi Raya mengutuk aksi pelaku perusakan sebuah rumah ibadah milik umat muslim (mushola) di Perum Agape, Desa Tumaluntung, Minahasa Utara (Minut) pada Rabu (29/01) malam.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Laskar Fiisabilillah Sukabumi Raya Ustadz Rustam dalam keterangan yang diterima redaksi Kantor Berita JBN, pada Kamis (30/01).

Menurut Ustadz Rustam, pelaku aksi anarki tersebut harus ditindak tegas karena sudah mengganggu kenyamanan beribadah umat muslim di kawasan tersebut.

"Insya Allah yang saya katakan ini sesuai dengan apa yang ada di hati nurani saya, bahwasannya pengrusakan mushola yang ada di Minahasa, bahwasannya disitu tidak hanya terjadi pelecehan pada agama, namun juga disini terjadi pelecehan terhadap ummat Rasulullah secara global," katanya.

"Dan saya selaku Ketua Laskar Fiisabilillah mengutuk keras kejadian tersebut dan Insha Allah, kami akan ikut serta mengawal proses hukum yang pada saat ini sedang berjalan," imbuhnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, pada sekitar pukul 17.48 Wita, kurang lebih 50 orang megatasnamakan ormas Waraney dari desa tumaluntung yang dipimpin oleh Ibu NM diduga melakukan pengrusakan Musolah Al - Hidayah Perum Agape Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.

Aksi itu bahkan viral di medsos. Dalam Video berdurasi 1 menit 34 detik tersebut, terlihat dinding dan pagar musholla rusak akibat aksi ini.

Sementara itu, aparat keamanan baik Polres Minahasa Utara maupun personil TNI dari Kodim Bitung tetap stand by di lokasi kejadian untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan.

■ R-08




Belum ada Komentar untuk " Laskar Fiisabilillah Sukabumi Raya Kutuk Aksi Perusakan Mushola Di Minahasa Utara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel